Rabu, 02 Oktober 2019

CATATAN LEPAS KONSOLIDASI NASIONAL KPU


CATATAN LEPAS KONSOLIDASI NASIONAL
21- 24 September 2019
Dalam Sepenggal Refleksi atas Buku  Mengeluarkan Pemilu dari Lorong Gelap


Bertempat di JCC Senayan, tiga ribuan anggota KPU Provinsi dan Kabupaten Se Indonesia berkumpul.  23 September 2019 KPU meluncurkan  Pemilihan Serentak 2020, yang akan dilaksanakan pada tanggal 23 September 2020.  Kegiatan pada tanggal ini sebagai puncak dari rangkaian kegiatan di masing- masing Divisi dan sekretariat sejak tanggal 21 yang tersebar di beberapa tempat di Jakarta.
Momentum ini juga diluncurkan Buku  DPT di Balik Layar. Perjuangan KPU bersama jajaranya sampai tingkat PPS coba dipotret, setiap kisah coba dirangkai sebagai sebuah refleksi perjuangan elemen bangsa ini khusunya KPU dalam mewujudkan Daftar Pemilih Tetap yang berkualitas. Banyak kisah- kisah lepas dari para petugas Pemutakhiran Data Pemilih, PPS, PPK , KPPS yang kadang terelewatkan untuk didokumentasikan. KPU bersama jajaranya berusaha membingkai catatan catatan lepas, kisah- kisah inspiratif penuh perjuangan untuk dipersembahkan kepada masyarakat, agar darinya setiap pihak boleh belajar dan memberikan masukan untuk proses perbaikan penyelenggaraan pemilu pada tahun- tahun mendatang.





Konsolidasi Nasional sebagai sebuah ruang refleksi bersama dari para penyelenggara Pemilu. Pada titik ini sebuah pertanyaan  mengusik Penulis untuk sekedar bertanya tentang  Eksistensi Penyelenggara Pemilu. Selama Proses, tahapan Pemilu 2019, banyak berita Hoax menyerang KPU, banyak narasi ketidakpercayaan kepada KPU bahkan narasi- narasi kebencian mengarahkan pada personal anggota  KPU menghiasi dunia Maya. Arief Budiman, Ketua KPU menuturkan bagaimana Pribadinya diserang denga berita- berita bohong. Semuanya dihadapi dengan senyum. Sebagai Penyelenggara Pemilu, Lembaga yang dipercayakan Konstitusi untuk menyelenggarakan Pemilu, semua penyelenggara dituntut untuk bersikap sebagai seorang Negarawan.


Sosok seorang Negarawan dalam Kepemiluan adalah Alhmarum  Husni Kamil Malik, Mantan Ketua KPU. Buku dengan Judul Mengeluarkan Pemilu dari Lorong Gelap sebagai sebuah buku kenangan akan Perjuangan Husni Kamil Malik mengisahkan tentang perjuangan KPU bersama seluruh jajaranya membangun sistim kepemiluan yang lebih modern, transpran dan mudah diakses oleh Publik. Perjuangan KPU dalam membangun sistim kepemiluan yang terbuka dimateraikan dengan penghargaan dari Kementrian Hukum dan HAM sebagai  anggota Jaringan  Dokumentasi dan Informasi Terbaik untuk Tingkat Lembaga Negara Non Struktural tahun 2019.





Bagi Penulis, Penyelenggara Pemilu adalah Penatalayan Demokrasi, pihak yang menata Meja Perjamuan Demokrasi dan Melayani Pemilih. Menata Sisitim Kepemiluan agar proses Pemilu, setiap tahapan berjalan sesuai dengan Regulasi, setiap regulasi dapat memenuhi kebutuhan kaum disabilitas, prinsip- prinsip nilai- nilai kemanusiaan. Arief Budiman, Ketua KPU Periode 2017-2022 dalam sambutan untuk Buku kenangan ini mengatakan
“ Pemilu Berintegritas sebagai instrument utama demokrasi tidak hadir begitu saja. Semua ada prosesnya. Benih- benih integritas mesti disemai, dirawat, diberi unsur hara yang cukup agar pohon demokrasi kita terus tumbuh, berkembang dan melahirkan pemilih dan pemimpin yang berintegritas pula. Dengan demikian, keadilan, kesejahteraan dan pemerataan yang menjadi cita-cita konstitusi kita dapat segerah terwujud” (hal xv).

Pemilu sebagai sebuah sistim berproses melewati setiap tantangan. Perjalanan memahat kisah Demokrasi yang semakin moderen butuh kerjsama dan dukungan dari semua pihak. Tanpa peran pihak lain, KPU tidak mampu menterjemahkan amanat Konstitusi  mewujudkan Demokrasi melalui Pemilu yang bermartabat.


 Mengeluarkan Pemilu dari Lorong Gelap merupakan refleksi perjalanan bangsa ini membangun sistim kepemiluan. Sisitim Pemilu yang dulu sering dimanipulasi, penuh intimidasi perlahan seriring dengan Reformasi, Pemilu semakin ditata sebagai sebuah sistim yang moderen, terbuka, mudah diakses. Sisitim keterbukaan Informasi sebagai sebuah bentuk menuntun Publik melewati lorong- lorong gelap, menuju pemahaman yang benar bukan membangun pemahaman berdasarkan asumsi pribadi apalagi mendasarkan pandangan pada berita bohong.

Sebagai sebuah sistim, KPU mendorong KPU di setiap Provinsi dan Kabupaten untuk terus melakukan inovasi- inovasi  untuk memperkaya dan membaharui sistim kepemiluan. Sebuah contoh, Proses Uji Publik di Provinsi Jawa Tengah sebelum penetapan DPT berbasis Desa Kelurahan sangat membantu proses penetapan DPT yang berkualitas. Proses Uji public yang dilakukan  dengan melibatkan semua kepala dan anggota keluarga di setiap Dusun/ RT lebih efektif daripada sekedar pengumuman melalui corong desa. Praktek baik ini menginspirasi KPU Provinsi Kabupaten Kota untuk menerapkan di masing- masing Satuan Kerja. Bahwa masih ada kekurangan- kekurangan, adalah bagian dari proses pembelajaran sehingga setiap tahapan yang dilalui dapat berkontribusi pada kesuksesan Pemilu.


Setiap Pengalaman dalam penyelenggaraan Pemilihan umum merupakan proses edukasi bagi Penyelenggara pemilu, Partai Politik dan masyarakat. Edukasi, Ex : keluar, Ducere; Menghantar sebagai proses menghantar orang keluar dari situasi ketidaktahuan, situasi gelap menuju sebuah pemahaman baru, menuju sebuah sistim yang terang benderang. Bagi penyelenggara Pemilu atau pun para pegiat demokrasi, setiap catatan catatan lepas merupakan sumber pengetahuan yang harus didokumentasikan dengan baik agar setip orang boleh belajar, memahami sejarah kepemiluan, boleh menimbah kreativitas- kreativitas dalam mentransformasi pesan- pesan kepemiluan.
Sebagai sebuah proses edukasi, KPU pun terus berupaya mengembangan Sistim IT yang lebih efektif dan efisien. Wacana E- Rekap di mana hasil pungut hitung di tingkat TPS diproses langsung sehingga tidak ada lagi proses rekapitulasi di tingkat Kecamatan. Dari segi waktu dan biaya , sistim ini akan sangat membantu. Untuk itu butuh pelatihan – pelatihan yang intens bagi para KPPS, PPS dan PPK. Ini adalah satu contoh proses inovasi dalam mendesign sistim kepemiluan. Proses edukasi juga bagi para pemilih untuk sadar dan taat untuk mengurusi dokumen kependudukan sehingga dapat menggunakan hak konstitusi setelah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap.
 DPT selalu menjadi persoalan bahkan menjadi materi dalam gugatan hasil di sidang Mahkama Konstitusi.  KPU telah berjuang mendata warga yang secara regulasi telah berhak menyalurkan hak konstitusinya. Ada banyak tuduhan – tuduhan , berita bohong tentang data ganda. Mersepon berita ini KPU bersama jajaaranya telah membuktikan bahwa sistim kepemiluan telah berjalan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.


Mewujudkan DPT yang bersih adalah tanggungjawab semua pihak bukan hanya KPU saja. Bahwa peran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar informasi tentang data kependudukan terdokumentasikan dengan baik dan benar. Harapan kedepan, segenap masyarakat telah mengurusi dokumen kependudukan termasuk E- KTP sebagai syarat untuk dapat memilih. Dengan tertib mengurusi dokumen kependudukan, masyarakat calon pemilih telah berkontribusi bagi terwujudnya sistim kepemiluan yang bermartabat dan sesuai dengan regulasi.



Buku Mengeluarkan Pemilu dari Lorong Gelap menarasikan perjalanan KPU dalam mendesign Kepemiluan yang lebih moderen.  Buku ini merasikan dengan  indah tentang soliditas team, komunikasi kemitraan dengan pihak lain, tentang kesadaran akan amanah yang dipercayakan.  KPU sebagai lembaga Independen yang dipercayakan Konstitusi adalah lembaga yang sangat dinamis Dengan berefleksi atas peran dan kipra Husni  Kamil Malik, siapapun yang tertarik dengan sistim demokrasi dan Pemilihan Umum sebagai sarana mewujudkan Demokrasi tersebut hendaknya terpanggil untuk membaca dan berziarah bersama menyelami setiap spirit pergumulan para penyelenggara Pemilihan umum, orang- orang yang dipanggil untuk melayani Rakyat empunya daulat suara di meja Perjamuan Demokrasi.

#KPU Penatalayan Demokrasi

Larantuka, 2 Oktober 2019

URAN, Fabianus Boli
Komisioner KPU Flores Timur






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MENANTI PARA PENATALAYAN DEMOKRASI

  Geliat   Perayaan demokrasi, Pemilu serentak tahun 2024 semakin kuat.   Setiap tahapan telah dan sedang dikerjakan oleh KPU RI dan jajaran...